Welcome to my blog Auliya Alivia

Selasa, 22 Maret 2011

Taman Nasional Di Indonesia

Taman Nasional Indonesia di Jawa
1.TN. Alas Purwo; Jawa Timur, (Banyuwangi
2.TN. Baluran; Jawa Timur, (Panarukan)
3.TN. Bromo Tengger Semeru; Jawa Timur, (Pasuruan, Probolinggo
4.TN. Gunung Ciremai; Jawa Barat, (Kuningan, Majalengka.
5.TN. Gunung Gede Pangrango; Jawa Barat, (Bogor, Sukabumi, Cianjur) TN. Gunung Halimun – Salak; Jawa Barat, Banten, (Bogor, Sukabumi, Lebak).
6.TN. Gunung Merapi; DI Yogyakarta, Jawa Tengah, (Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten),TN. Gunung Merbabu; Jawa Tengah, (Magelang, Semarang, Boyolali), TN. Kepulauan Karimunjawa; Jawa Tengah, (Jepara).
7.TN(L). Kepulauan Seribu; DKI Jakarta, (Pulau Seribu).
8.TN. Meru Betiri; Jawa Timur, (Jember), TN. Ujung Kulon; Banten, (Pandeglang), Taman Nasional Indonesia di Bali dan Nusa Tenggara
1.TN. Bali Barat; Bali, (Jembrana, Buleleng).
2.TN. Gunung Rinjani; Nusa Tenggara Barat, (Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah),
3.TN. Kelimutu; Nusa Tenggara Timur, (Ende),
4.TN. Komodo; Nusa Tenggara Timur, (Manggarai),
5.TN. Laiwangi – Wanggameti; Nusa Tenggara Timur, (Sumba Timur),.
6.TN. Manupeu – Tanah Daru; Nusa Tenggara Timur, (Sumba Barat),.
Taman Nasional Indonesia di Kalimantan
1.TN. Betung Kerihun; Kalimantan Barat, (Kapuas Hulu),.
2.TN. Bukit Baka- Bukit Raya; Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, (Sintang, Kasongan),.
3.TN. Danau Sentarum; Kalimantan Barat, (Kapuas Hulu),.
4.TN. Gunung Palung; Kalimantan Barat, (Ketapang),
5.TN. Kayan Mentarang; Kalimantan Timur, (Bulungan),
6.TN. Kutai; Kalimantan Timur, (Kutai), TN. Sebangau; Kalimantan Tengah, (Katingan, Pulang Pisau, Kota Palangka Raya),
7.TN. Tanjung Putting; Kalimantan Tengah, (Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur),
Taman Nasional Indonesia di Sulawesi
1.TN(L). Bunaken; Sulawesi Utara, (Minahasa),
2.TN. Bantimurung Bulusarawung; Sulawesi Selatan, (Maros, Bulukumba),
3.TN. Bogani Nani Wartabone; Sulawesi Utara, Gorontalo, (Bolaang Mangondow, Gorontalo),
4.TN. Kep. Togean; Sulawesi Tengah, (Tojo Una-una),
5.TN(L). Kepulauan Wakatobi; Sulawesi Tengara, (Buton),.
6.TN. Lore Lindu; Sulawesi Tengah, (Donggala, Poso),
7.TN. Rawa Aopa Watumohai; Sulawesi Tenggara, (Kendari, Kolaka).
8.TN(L). Taka Bonerate; Sulawesi Selatan, (Selayar),
Taman Nasional Indonesia di Maluku dan Papua
1.TN. Aketajawe – Lolobata; Maluku, (Halmahera Tengah, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur),
2.TN. Lorentz; Papua Barat, Papua, (Fakfak, Merauke),
3.TN. Manusela; Maluku, (Maluku Tengah),
4.TN. Teluk Cenderawasih; Papua Barat, Papua, (Yapen, Waropen, Manokwari),.
5.TN. Wasur; Papua, (Merauke),

Geisha - Cinta dan benci

bagaimana cara membuatmu bahagia
nyaris ku menyerah jalani semua
tlah berbagai kata ku ungkap percuma
agar kau percaya cintaku berharga

tak kuat ku menahanmu, mempertahankan cintaku
namun kau begitu saja, tak pernah merindu

reff:
sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
membenci dirimu, sesungguhnya aku tak mampu
sulit untuk ku bisa, sangat sulit ku tak bisa
memisahkan segala cinta dan benci yang ku rasa

apa kau mengerti ku sedih sendiri
tanpa ada kamu ku merasa sepi

tlah lama ku menantimu, diam sendiri menunggu
setengah hati mencinta, ku sakit karenamu

repeat reff

woo ooo ku sakit karenamu

sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
membenci dirimu, sesungguhnya aku tak mampu
sulit untuk ku bisa, sangat sulit ku tak bisa
memisahkan segala cinta dan benci

sungguh aku tak bisa membenci dirimu
sesungguhnya aku tak mampu
sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
memisahkan segala cinta dan benci ooo
cinta dan benci ooo yang ku rasa

D'masiv - Semakin

kamu yang kini memikat hatiku
sungguh ku ingin lebih dekat denganmu
beri aku waktu tuk buktikan kepadamu
sungguh ku ingin memiliki hatimu

semakin ku memikirkanmu
semakin ku menggilaimu
kau bintang di hatiku
terangi setiap langkahku

beri aku waktu tuk buktikan kepadamu
sungguh ku ingin memiliki hatimu

repeat reff [4x]

Sabtu, 19 Maret 2011

C E K I D O T ! :D

- Taktik Rio -

Ify yang terjatuh buat kedua kalinya, menemukan dirinya ditarik oleh sebuah tangan. Ternyata Sivia, yg dari tadi hanya bisa menatap semua kejadian yang dialami Ify dari tempat persembunyiannya. Ify membiarkan tubuhnya terangkat keatas, dan ketika langkah 2 sahabat itu mulai berjalan, tangis Ify mulai pecah pelan - pelan.
" Lagian elo ngapain sih kesana ? udah gue larang juga ! elo masih nekat juga ! bener-bener percobaan bunuh diri ! " tanpa belas kasihan sedikit pun, Sivia langsung nyeroscos di depan wajah Ify.
Ify engga menjawab. Ia tampak berusaha menahan tangisnya agar engga turun jadi deras.
Ify baru sadar, sebagai anak ' KASTA RENDAH ' dalam pergaulan sekolah, kelakuannya tadi harusnya engga pernah terlintas.
" Fy, tunggu ! '' terdengar teriakkan dan langkah kaki Rio.
" Fy, maafin aku dan temen temen aku ya ? emang mereka agak keterlaluan "
" AGAK LOE BILANG ?! AH, SUMPE LOE ?! YANG BARUSAN ITU NAMANYA PELECEHAN HARGA DIRI TAUUUUU ! " Sivia ngebentak bentak Rio.
" Elo sapa ? " tanya Rio pendek.
" PEDULI APA LOE ? enak banget loe minta maaf dengan begitu gampangnya ! Emang kurang ya, apa yg udah elo semua lakuin buat sahabat gue ? "
kali ini Rio hanya menatap sinis Sivia. Sivia yg merasa engga dipeduliin, akhirnya meledak juga.
" HEH COWO ENGGA TAU MALU ! ELO KESINI CUMA MAU BIKIN TEMEN GUE YANG TOLOL INI JADI BARANG TARUHAN YG DIBUAT CEWE ELO YG ENGGA PUNYA OTAK ITU ?! TADI GUE DENGER ! TAU ENGGA ?! " Sivia langsung saja memaki dengan panjang dan keras.
Untuk kali ini Rio tampaknya engga mau merubah raut wajahnya saja, tapi ia juga ikut naik pitam.
" SATU, GUE BUKAN TIPE TEMEN YG BILANG TEMEN GUE TOLOL, KAYAK ELO !" #Rio menunjuk Sivia dengan telunjuknya. " DUA, GUE JUGA TAU ELO UDAH DENGER DARI TADI. ELO TADI CUMA NGUMPET DI BALIK POHON KAYAK PENGECUT KAN ? SEMENTARA TEMEN LOE, DISIKSA ABIS ABISAN ! " Sivia merenget. Ucapan Rio benar adanya. Ia jadi engga enak sama Ify karena tadi cuma bisa nontonin Ify jadi bulan bulanan The Ranger + Shilla. Sekarang pikir Sivia, yg bisa ia lakukan adalah melindungi Ify dari kecelakaan berikutnya. Sivia menatap Rio dengan sangar, ia menipiskan bibirnya.
" UDAH DEH ! ENGGA USAH NGAJARIN GUE TENTANG ' THE HEROIC THING ' ! ELO MENDING PERGI ! URUSIN TUH CEWE LOE YANG TOLOL ! "
Rio sekarang ganti mengernyitkan dahi. " Kok elo jadi bawa bawa Shilla ? kenapa elo bilang Shilla tolol ? "
Ternyata Sivia engga terbawa dengan nada suara Rio yg mulai melemah. Jawabannya ternyata teriak juga.
" HEH, SEMUA ORANG JUGA TAU KALO SHILLA ITU TOLOOOL ! #maap shivers :Dv. CUMA MENANG BODY SEXY AJA SAMA BOKONG GEDE ! MASA DIA BUAT TARUHAN, TAPI ENGGA INGET ANAK YANG MAU DIJADIIN TARUHANNYA ITU MAU ATO ENGGA ?! HAYO ! ITU TOLOL KAN ?! " suara Sivia kembali membuat Rio naik darah. Ia merasa Sivia memang keterlaluan.
" HEH, DENGER YA ?! INI YANG KETIGA ! JANGAN PERNAH BILANG ORANG TOLOL, KALO ELO SENDIRI JUGA ENGGA KALAH SINTING ! " SEENGGAKNYA BOKONG DIA JELAS MENARIK ! DIBANDINGIN ELO ! " jawab Rio dengan nada sinis di akhir kalimatnya. Sivia melotot. Ia sudahengga bisa menahan diri lagi. Sivia sudah siap melayangkan tangannya ke wajah Rio. Tapi, Ify yg dari tadi diam melihat Sivia dan Rio bertengkar, bisa bertindak di waktu yg tepat. Ify berhasil menarik perut Sivia, sehingga pukulan Sivia hanya mengenai ruang kosong. Rio tertawa ngakak.
" Kenapa loooo ? .. kok engga kena ? :b "
" Ih .. gimana sih lo Fy ? " tanya Sivia sewot sambil terus meronta.
" Gue engga mau dapet masalah lagi Vi. Udah, engga apa ! "
Ify berkata dengan melas. Perlahan ia melepas rangkulan tangannya di perut Sivia. Rio berdiri menatap sinis Sivia. Sivia gondok habis habisan. Di saat saat seperti ini, ternyata Rio berpikir bahwa Ify masih berpihak kepadanya. Rio berniat untuk memegang pundak Ify, tapi kali ini Ify sendiri yg menghindar.
" Elo mending pergi aja deh, sebelum gue panggilin guru ke sini ! " Ify berkata dengan nada kalem yg mengancam.
Rio tampak melirik ke kiri dan ke kanan, memastikan kalau engga ada satu guru di sekitar mereka.
Ternyata Ify engga sedang asal mengancam. Engga jauh dari tempat mereka berdiri, Pak Excel, guru olahraga mereka berjalan melintas. Ify berlagak hendak memanggil Pak Excel. Tapi baru saja Ify mau membuka mulut, Rio mengangkat kedua tangannya seperti orang menyerah. Jari telunjuknya langsung ditempelkan ke bibirnya sebagai kode diam.
" Ssstt .. Oke gue pergi, Ok ? Nanti kita bicarain lagi. "
Rio pergi sambil berlari. Taktik pertama untuk membuat Ify mau jadi taruhannya, berakhir TOTAL !

fuuh .. akhirnya selese juga part 5 nya :D
lanjut engga ke part 6 nya ? >,<

segini dulu ya, aku cape --'

Love's Bet ! part 5

C E K I D O T ! :D

- Taktik Rio -

Ify yang terjatuh buat kedua kalinya, menemukan dirinya ditarik oleh sebuah tangan. Ternyata Sivia, yg dari tadi hanya bisa menatap semua kejadian yang dialami Ify dari tempat persembunyiannya. Ify membiarkan tubuhnya terangkat keatas, dan ketika langkah 2 sahabat itu mulai berjalan, tangis Ify mulai pecah pelan - pelan.
" Lagian elo ngapain sih kesana ? udah gue larang juga ! elo masih nekat juga ! bener-bener percobaan bunuh diri ! " tanpa belas kasihan sedikit pun, Sivia langsung nyeroscos di depan wajah Ify.
Ify engga menjawab. Ia tampak berusaha menahan tangisnya agar engga turun jadi deras.
Ify baru sadar, sebagai anak ' KASTA RENDAH ' dalam pergaulan sekolah, kelakuannya tadi harusnya engga pernah terlintas.
" Fy, tunggu ! '' terdengar teriakkan dan langkah kaki Rio.
" Fy, maafin aku dan temen temen aku ya ? emang mereka agak keterlaluan "
" AGAK LOE BILANG ?! AH, SUMPE LOE ?! YANG BARUSAN ITU NAMANYA PELECEHAN HARGA DIRI TAUUUUU ! " Sivia ngebentak bentak Rio.
" Elo sapa ? " tanya Rio pendek.
" PEDULI APA LOE ? enak banget loe minta maaf dengan begitu gampangnya ! Emang kurang ya, apa yg udah elo semua lakuin buat sahabat gue ? "
kali ini Rio hanya menatap sinis Sivia. Sivia yg merasa engga dipeduliin, akhirnya meledak juga.
" HEH COWO ENGGA TAU MALU ! ELO KESINI CUMA MAU BIKIN TEMEN GUE YANG TOLOL INI JADI BARANG TARUHAN YG DIBUAT CEWE ELO YG ENGGA PUNYA OTAK ITU ?! TADI GUE DENGER ! TAU ENGGA ?! " Sivia langsung saja memaki dengan panjang dan keras.
Untuk kali ini Rio tampaknya engga mau merubah raut wajahnya saja, tapi ia juga ikut naik pitam.
" SATU, GUE BUKAN TIPE TEMEN YG BILANG TEMEN GUE TOLOL, KAYAK ELO !" #Rio menunjuk Sivia dengan telunjuknya. " DUA, GUE JUGA TAU ELO UDAH DENGER DARI TADI. ELO TADI CUMA NGUMPET DI BALIK POHON KAYAK PENGECUT KAN ? SEMENTARA TEMEN LOE, DISIKSA ABIS ABISAN ! " Sivia merenget. Ucapan Rio benar adanya. Ia jadi engga enak sama Ify karena tadi cuma bisa nontonin Ify jadi bulan bulanan The Ranger + Shilla. Sekarang pikir Sivia, yg bisa ia lakukan adalah melindungi Ify dari kecelakaan berikutnya. Sivia menatap Rio dengan sangar, ia menipiskan bibirnya.
" UDAH DEH ! ENGGA USAH NGAJARIN GUE TENTANG ' THE HEROIC THING ' ! ELO MENDING PERGI ! URUSIN TUH CEWE LOE YANG TOLOL ! "
Rio sekarang ganti mengernyitkan dahi. " Kok elo jadi bawa bawa Shilla ? kenapa elo bilang Shilla tolol ? "
Ternyata Sivia engga terbawa dengan nada suara Rio yg mulai melemah. Jawabannya ternyata teriak juga.
" HEH, SEMUA ORANG JUGA TAU KALO SHILLA ITU TOLOOOL ! #maap shivers :Dv. CUMA MENANG BODY SEXY AJA SAMA BOKONG GEDE ! MASA DIA BUAT TARUHAN, TAPI ENGGA INGET ANAK YANG MAU DIJADIIN TARUHANNYA ITU MAU ATO ENGGA ?! HAYO ! ITU TOLOL KAN ?! " suara Sivia kembali membuat Rio naik darah. Ia merasa Sivia memang keterlaluan.
" HEH, DENGER YA ?! INI YANG KETIGA ! JANGAN PERNAH BILANG ORANG TOLOL, KALO ELO SENDIRI JUGA ENGGA KALAH SINTING ! " SEENGGAKNYA BOKONG DIA JELAS MENARIK ! DIBANDINGIN ELO ! " jawab Rio dengan nada sinis di akhir kalimatnya. Sivia melotot. Ia sudahengga bisa menahan diri lagi. Sivia sudah siap melayangkan tangannya ke wajah Rio. Tapi, Ify yg dari tadi diam melihat Sivia dan Rio bertengkar, bisa bertindak di waktu yg tepat. Ify berhasil menarik perut Sivia, sehingga pukulan Sivia hanya mengenai ruang kosong. Rio tertawa ngakak.
" Kenapa loooo ? .. kok engga kena ? :b "
" Ih .. gimana sih lo Fy ? " tanya Sivia sewot sambil terus meronta.
" Gue engga mau dapet masalah lagi Vi. Udah, engga apa ! "
Ify berkata dengan melas. Perlahan ia melepas rangkulan tangannya di perut Sivia. Rio berdiri menatap sinis Sivia. Sivia gondok habis habisan. Di saat saat seperti ini, ternyata Rio berpikir bahwa Ify masih berpihak kepadanya. Rio berniat untuk memegang pundak Ify, tapi kali ini Ify sendiri yg menghindar.
" Elo mending pergi aja deh, sebelum gue panggilin guru ke sini ! " Ify berkata dengan nada kalem yg mengancam.
Rio tampak melirik ke kiri dan ke kanan, memastikan kalau engga ada satu guru di sekitar mereka.
Ternyata Ify engga sedang asal mengancam. Engga jauh dari tempat mereka berdiri, Pak Excel, guru olahraga mereka berjalan melintas. Ify berlagak hendak memanggil Pak Excel. Tapi baru saja Ify mau membuka mulut, Rio mengangkat kedua tangannya seperti orang menyerah. Jari telunjuknya langsung ditempelkan ke bibirnya sebagai kode diam.
" Ssstt .. Oke gue pergi, Ok ? Nanti kita bicarain lagi. "
Rio pergi sambil berlari. Taktik pertama untuk membuat Ify mau jadi taruhannya, berakhir TOTAL !

fuuh .. akhirnya selese juga part 5 nya :D
lanjut engga ke part 6 nya ? >,<

segini dulu ya, aku cape --'
C E K I D O T ! :D

- Taktik Rio -

Ify yang terjatuh buat kedua kalinya, menemukan dirinya ditarik oleh sebuah tangan. Ternyata Sivia, yg dari tadi hanya bisa menatap semua kejadian yang dialami Ify dari tempat persembunyiannya. Ify membiarkan tubuhnya terangkat keatas, dan ketika langkah 2 sahabat itu mulai berjalan, tangis Ify mulai pecah pelan - pelan.
" Lagian elo ngapain sih kesana ? udah gue larang juga ! elo masih nekat juga ! bener-bener percobaan bunuh diri ! " tanpa belas kasihan sedikit pun, Sivia langsung nyeroscos di depan wajah Ify.
Ify engga menjawab. Ia tampak berusaha menahan tangisnya agar engga turun jadi deras.
Ify baru sadar, sebagai anak ' KASTA RENDAH ' dalam pergaulan sekolah, kelakuannya tadi harusnya engga pernah terlintas.
" Fy, tunggu ! '' terdengar teriakkan dan langkah kaki Rio.
" Fy, maafin aku dan temen temen aku ya ? emang mereka agak keterlaluan "
" AGAK LOE BILANG ?! AH, SUMPE LOE ?! YANG BARUSAN ITU NAMANYA PELECEHAN HARGA DIRI TAUUUUU ! " Sivia ngebentak bentak Rio.
" Elo sapa ? " tanya Rio pendek.
" PEDULI APA LOE ? enak banget loe minta maaf dengan begitu gampangnya ! Emang kurang ya, apa yg udah elo semua lakuin buat sahabat gue ? "
kali ini Rio hanya menatap sinis Sivia. Sivia yg merasa engga dipeduliin, akhirnya meledak juga.
" HEH COWO ENGGA TAU MALU ! ELO KESINI CUMA MAU BIKIN TEMEN GUE YANG TOLOL INI JADI BARANG TARUHAN YG DIBUAT CEWE ELO YG ENGGA PUNYA OTAK ITU ?! TADI GUE DENGER ! TAU ENGGA ?! " Sivia langsung saja memaki dengan panjang dan keras.
Untuk kali ini Rio tampaknya engga mau merubah raut wajahnya saja, tapi ia juga ikut naik pitam.
" SATU, GUE BUKAN TIPE TEMEN YG BILANG TEMEN GUE TOLOL, KAYAK ELO !" #Rio menunjuk Sivia dengan telunjuknya. " DUA, GUE JUGA TAU ELO UDAH DENGER DARI TADI. ELO TADI CUMA NGUMPET DI BALIK POHON KAYAK PENGECUT KAN ? SEMENTARA TEMEN LOE, DISIKSA ABIS ABISAN ! " Sivia merenget. Ucapan Rio benar adanya. Ia jadi engga enak sama Ify karena tadi cuma bisa nontonin Ify jadi bulan bulanan The Ranger + Shilla. Sekarang pikir Sivia, yg bisa ia lakukan adalah melindungi Ify dari kecelakaan berikutnya. Sivia menatap Rio dengan sangar, ia menipiskan bibirnya.
" UDAH DEH ! ENGGA USAH NGAJARIN GUE TENTANG ' THE HEROIC THING ' ! ELO MENDING PERGI ! URUSIN TUH CEWE LOE YANG TOLOL ! "
Rio sekarang ganti mengernyitkan dahi. " Kok elo jadi bawa bawa Shilla ? kenapa elo bilang Shilla tolol ? "
Ternyata Sivia engga terbawa dengan nada suara Rio yg mulai melemah. Jawabannya ternyata teriak juga.
" HEH, SEMUA ORANG JUGA TAU KALO SHILLA ITU TOLOOOL ! #maap shivers :Dv. CUMA MENANG BODY SEXY AJA SAMA BOKONG GEDE ! MASA DIA BUAT TARUHAN, TAPI ENGGA INGET ANAK YANG MAU DIJADIIN TARUHANNYA ITU MAU ATO ENGGA ?! HAYO ! ITU TOLOL KAN ?! " suara Sivia kembali membuat Rio naik darah. Ia merasa Sivia memang keterlaluan.
" HEH, DENGER YA ?! INI YANG KETIGA ! JANGAN PERNAH BILANG ORANG TOLOL, KALO ELO SENDIRI JUGA ENGGA KALAH SINTING ! " SEENGGAKNYA BOKONG DIA JELAS MENARIK ! DIBANDINGIN ELO ! " jawab Rio dengan nada sinis di akhir kalimatnya. Sivia melotot. Ia sudahengga bisa menahan diri lagi. Sivia sudah siap melayangkan tangannya ke wajah Rio. Tapi, Ify yg dari tadi diam melihat Sivia dan Rio bertengkar, bisa bertindak di waktu yg tepat. Ify berhasil menarik perut Sivia, sehingga pukulan Sivia hanya mengenai ruang kosong. Rio tertawa ngakak.
" Kenapa loooo ? .. kok engga kena ? :b "
" Ih .. gimana sih lo Fy ? " tanya Sivia sewot sambil terus meronta.
" Gue engga mau dapet masalah lagi Vi. Udah, engga apa ! "
Ify berkata dengan melas. Perlahan ia melepas rangkulan tangannya di perut Sivia. Rio berdiri menatap sinis Sivia. Sivia gondok habis habisan. Di saat saat seperti ini, ternyata Rio berpikir bahwa Ify masih berpihak kepadanya. Rio berniat untuk memegang pundak Ify, tapi kali ini Ify sendiri yg menghindar.
" Elo mending pergi aja deh, sebelum gue panggilin guru ke sini ! " Ify berkata dengan nada kalem yg mengancam.
Rio tampak melirik ke kiri dan ke kanan, memastikan kalau engga ada satu guru di sekitar mereka.
Ternyata Ify engga sedang asal mengancam. Engga jauh dari tempat mereka berdiri, Pak Excel, guru olahraga mereka berjalan melintas. Ify berlagak hendak memanggil Pak Excel. Tapi baru saja Ify mau membuka mulut, Rio mengangkat kedua tangannya seperti orang menyerah. Jari telunjuknya langsung ditempelkan ke bibirnya sebagai kode diam.
" Ssstt .. Oke gue pergi, Ok ? Nanti kita bicarain lagi. "
Rio pergi sambil berlari. Taktik pertama untuk membuat Ify mau jadi taruhannya, berakhir TOTAL !

fuuh .. akhirnya selese juga part 5 nya :D
lanjut engga ke part 6 nya ? >,<

segini dulu ya, aku cape --'

Dachikumma Part 4 ( Kehadiranmu ALVIA )

@via sembunyi
" hmmm.. tunggu pembalasan gue kodok jepang " batin via sambil memerhatikan alvin yang sedang memegang sesuau
" apaan tuh ? kayak a buku itu penting amat ? " kata via

@alvin
"drtdrtdrtdrt !! halo ? iya maa ? iya iya alvin pulang " karena terburu* a buku diary alvin gak kebawa

" hmm pinter bgt tu anak tanpa gue suruh udah cabut duluan haha.." kata via

@rumah via
" btw ini buku apa sih ? " kata via penasaran
"buka.. enggak. buka.. engga.. " kata via menghitung jari
" buka ajadeh.. " kata via jail
" * hari ini hari special buat gue.. gue gak nyangka shilla terima cinta gue.. oh god ternyata ini rasa a jatuh cinta.. (blablabla*dicepetin ) "
" * hari ini hari gue pergi ke jepang, gue berat ninggalin shilla .. tapi gue janji bakalan cepet balik lgi *
" * saat gue kembali ke indonesia.. kenapa shilla ninggalin gue ? padahal dia udah janji bakal nunggu gue .. *
" gak nyangka kisah a sedih juga batin via
" * oh ya tau gak.. tadi gue ketemu sama cewek aneh.. gue g tau dia siapa gue seneng kalo ketemu dia .. entah.. meskipun kita sering berantem .. tapi dia ngingetin gue sama shilla
" GUE ? SHILLA ? " karena kaget a buku diary alvin via tutup

@rumah alvin
" huamm capek bgt gue.. " kata alvin sambil mencari* foto shilla
" ha? dimana ya foto shilla ? oh ya diary. ! " kata alvin sambil mencari* diary a
" kok ga ada ? apa jangan* dibuang lagi arghtt !! besok dah gue carinya ngantuk bgt gue " kata alvin sambil menutp mata a

@sekolah
" baca apaan lo vi ? tumbenan baca buku ? " kata zahra dan via pun menutp diary a dan pergi

" hmm gue ngerti kenapa s kodok jepang setres gt ? " batin via
" hy vi ? " sahut rio
" pulang sekolah ada acara gak ? " kata rio
" enggak ada knapa ? " kata via
" gue cuman mau ngajak lo jalan.. " kata rio
"oh yaudah.. "

@pulang sekolah
" buru2 amat mau kemane lo ? " kata alvin
" gue ada janji ! " kata rio semangat
" hmm gak biasa a tuh orang gue iktin ah .. " penasaran alvin,

gmana kelanjtan a ? tggu PART NEXT A